Macam macam love language, kamu yang mana?

Macam-Macam Love Language

Biar lebih jelas sama ke-5 love language ini, sekarang aku bakal jelasin dulu sedikit yaa masing-masingnya. Sambil kamu baca satu-satu, coba diperhatikan juga yaa, kamu lebih relate ke yang mana, nih? Yuks kita lanjoot~

 

1. Physical Touch (Sentuhan Fisik)

Coba deh, perhatiin orang di sekitar kamu. Kamu punya temen yang kalo lagi jalan sambil ngobrol ngerangkul pundak kamu, nggak? Atau kalo lagi nebengin dia pulang sekolah, dia sambil pegangan di pundak kamu, atau bahkan sambil nepuk-nepuk punggung kamu aja?

Atau siapa di sini yang ayah atau ibunya jarang banget nih bilang sayang ke kamu (karena emang pendiem atau gengsi kaliya, xixixi), tapi suka banget ngusap-ngusap rambut kamu? Atau tiap kamu pulang sekolah disambutnya dengan cara dipeluk?

Bisa jadi orang-orang yang melakukan hal itu ke kamu love languagenya itu physical touch atau sentuhan fisik, loh! Gandengan tangan, tepukan ke bahu, rangkulan, usapan, dan berbagai hal lain bisa aja mereka berikan untuk orang yang mereka sayang.

Jadi jangan heran, ya, kalau teman kamu atau bahkan kamu sendiri tuh orangnya gemesan gitu, hahaha. Karena orang dengan love language physical touch ini ketika merasa senang atau gembira cenderung menunjukkannya dengan sentuhan fisik. Tapi tetap, kalau kamu nggak nyaman dengan perlakuan kayak gini dari orang lain, jangan sungkan untuk kasih mereka penjelasan, yaa.

 

2. Words of Affirmation (Kata-kata Penegasan)

Buat orang dengan tipe love language words of affirmation, terkadang memang kata-kata lebih berbicara dibandingkan aksi nyata, loh. Mendengar kata-kata yang meyakinkan dan murni dari hati sangat berharga buat mereka.

Kalo kamu sering liat di film-film, pasti tokohnya menyatakan cinta dengan “I love you”, kan? Nah, orang dengan tipe love language ini cocok banget nih sama perlakuan seperti itu. Kata-kata yang diucapkan langsung atau melalui pesan mempunyai efek yang besar bagi mereka.

Baik itu mengucap sayang, mengekspresikan kebanggaan, atau memberi semangat secara verbal punya efek yang mendalam bagi mereka, loh. Tapi sebaliknya, perkataan yang kasar dan tidak mengenakkan dapat memberi efek yang lebih buruk untuk mereka.

Tapi ingat ya, baik untuk orang dengan tipe love language ini ataupun tidak, kita harus selalu berpikir dahulu sebelum mengutarakan perkataan kita ke orang lain, ya. Terlebih ketika kita sedang emosi atau ingin menyampaikan hal yang kurang menyenangkan.

 

3. Quality Time (Waktu yang Berkualitas)

Kamu pernah nggak, liat sepasang sahabat yang ke mana-mana itu selalu bareng terus? Sampai dibilang sama orang di sekitarnya kayak sandal, kalo ada satunya pasti di sebelahnya ada satunya lagi. Yaa, kecuali pas pulang dari masjid ternyata ilang sebelah sih.. hehehe

Orang dengan love language tipe quality timesangat menghargai waktu yang kamu berikan untuk mereka, loh. Menghabiskan waktu berdua dengan mereka, baik itu sambil jalan-jalan atau sekadar deep talk di kamar itu nggak ada duanya, deh.

Hal yang bisa kamu pertimbangkan ketika menghabiskan waktu bareng mereka bisa dimulai dari hal kecil, loh. Misalnya, kamu bisa saling ngobrol tanpa memegang handphone di tanganmu, atau sama-sama melakukan aktivitas yang melibatkan kalian berdua, seperti mengerjakan tugas, atau sekadar bermain game bersama misalnya.

Ohiya, kalo ini justru love language kamu, jangan sungkan untuk ajak teman kamu menghabiskan waktu bareng kamu, ya! Jadi nggak selalu kamu yang harus nunggu diajak kok, hehehe.

 

4. Giving Gifts (Memberi Hadiah)

Secara nggak sadar, memberi hadiah atau kado buat orang lain itu biasanya hanya ketika pas orang tersebut ulang tahun, loh. Padahal ngasih kado itu kan boleh kapan aja yakan, xixixi. Nah, kalo kamu punya kenalan yang love languagenya adalah giving gifts (kayak aku misalnya, hehe), siap-siap menerima hadiah dari mereka, ya~

Orang dengan love language ini menunjukkan kasih sayang atau rasa senangnya dengan memberi hadiah untuk orang terdekatnya. Kalo aku ya, nggak perlu nunggu pas ulang tahun, hehehe. Biasanya ketika ada hal yang dicapai atau perayaan tertentu bisa aja nih sambil dibawain hadiah, hehehe.

Orang dengan tipe love language giving gifts memberi kamu hadiah bukan dengan harapan kamu berikan hal yang sama juga, loh. Tapi murni karena emang sayang sama kamu aja, hihihi. 

Misal kamu menyelesaikan masa jabatan sebagai pengurus OSIS, atau kamu berhasil masuk kampus idaman, bisa aja nanti ada hadiah spesial yang menghampiri kamu dari dia, nih. Hadiahnya pun bisa beragam, baik yang buatan sendiri atau barang yang udah kamu idam-idamkan dari lama, loh.

Tapi ingat ya, apapun bentuk hadiahnya, jangan lupa bilang terima kasih untuk orang tersayang kamu, ya~

 

5. Acts of Service (Memberi Pelayanan)

Nah, yang terakhir ada acts of service love language, nih, yakni memberi pelayanan. Orang dengan tipe love language ini suka banget nih memberi pelayanan buat kamu, atau malah menghargai banget usaha kamu dalam melayani mereka.

Eits, tapi jangan sampai salah. Bukan berarti mereka malas dan sukanya nyuruh-nyuruh, ya. Pelayanan yang dimaksud di sini maksudnya yang memudahkan aktivitas atau kegiatan mereka, nih.

Contohnya, kamu lagi main bulu tangkis sama teman kamu. Pas udah selesai dan capek banget, kamu nawarin teman kamu, “mau nitip beli minum nggak?”. Nah, hal kecil kayak gitu sangat berharga loh buat dia. Kamu menawarkan membantu mereka mengerjakan sesuatu pokoknya berharga banget deh, buat mereka.

Kalau di rumah misalnya, kamu nyiramin tanaman mamah kamu tanpa disuruh. Pasti mamah kamu senang banget kan, ada yang bantu nyiramin juga. Padahal mamah kamu nggak minta, tapi tetep dihargai banget. Walaupun kecil buat kamu, bisa jadi besar untuk orang lain yang nerima. Jadi, jangan sungkan untuk membantu orang sekitar kamu selama itu tidak menyulitkan kamu, ya. Hehehe.

Itu dia kelima macam love language yang bisa kamu temui pada diri kamu sendiri maupun orang lain! Sampai di sini, kira-kira kamu paling relate sama yang mana aja, nih? Tulis di kolom komentar.


Sumber. ruangguru

Komentar

Postingan Populer